Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 161 162 165 168 169 170 171 172

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 161 162 165 168 169 170 171 172 pada pembelajaran Tema 5 Wirausaha Subtema 3 Ayo, Belajar Berwirausaha pada Pembelajaran 1 terdiri dari PPKn dan Bahasa Indonesia tentang pertanyaan yang terdapat pada Buku Siswa Kelas 6 SD/MI.

Buku siswa yang digunakan sebabai sumber belajar siswa kelas 6 adalah buku Tematik Kurikulum 2013 (K13) Edisi Revisi 2018. Baca juga Daftar Beasiswa SD SMP SMA dan Kunci Jawaban Buku Siswa Kelas 6 Tema 5 Wirausaha

Read More

Dalam pembelajaran 4 ini terdapat subjudul-subjudul yaitu :

  • Ayo Membaca halaman 159
  • Ayo Berdiskusi halaman 163
  • Ayo Berlatih halaman 168
  • Ayo Mengamati halaman 171
  • Ayo Renungkan halaman 172

Pada subjudul-subjudul di atas, terdapat ujian soal yang harus dikerjakan. Pada artikel ini, saya akan coba membantu teman-teman mengerjakan soal yang disajikan. Pembahasan kunci jawaban ini diharapkan dapat membantu siswa-siswa  kelas 5 dalam mengerjakan soal-soal ulangan. Seperti penilaian harian (PH), penilaian tengah semester (PAS), Penilaian akhir tahun (PAT) maupun tugas rumah/pekerjaan rumah (PR) pada kurikulum 2013 (K13) Revisi 2018.

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 161 162 165 168 169 170 171 172

Ayo Membaca

Pada halaman 159 sampai 161, teman-teman diminta menyimak sebuah percakapan.

Suatu sore, Udin dan teman-teman berkesempatan bertemu dengan Pak Gino. Beliau adalah seorang tokoh wirausahawan sukses yang sederhana dan suka berbagi ilmu. Beliau memulai usaha mainan kayu edukatif beberapa tahun yang lalu. Sekarang, produknya sudah dikenal dan digunakan oleh berbagai TK dan Taman Bermain.

Udin : Pak Gino, aku sangat kagum dengan produk buatan Pak Gino. Suatu saat nanti, aku ingin bisa menjadi wirausahawan sukses seperti Bapak. Bagaimana awal mula Pak Gino memulai usaha ini?

Pak Gino : Bapak saya seorang perajin kayu. Sejak kecil, saya sering membantu bapak. Bapak sering membuatkan saya mainan dari sisa-sisa kayu. Mainan-mainan itu membantu saya untuk lebih mudah memahami pelajaran matematika. Nah, kemudian saya memiliki keinginan untuk membuat berbagai mainan kayu. Saya ingin mainan itu juga membantu anak-anak memahami pelajarannya.

Siti : Oh, jadi kita bisa memulai suatu usaha dengan bekal keterampilan, hobi, dan kreativitas yang kita miliki ya, pak? Aku gemar mencoba berbagai resep masakan. Wah, mungkin suatu saat nanti aku bisa membuka usaha toko kue, ya.

Udin : Kalau aku suka bermain bola, usaha apa ya, yang bisa aku jalani di masa depan? Apakah membuat bola?

Pak Gino : Mungkin saja. Biasanya, kalau kita memiliki minat terhadap suatu hal, ide dan kreativitas akan berkembang dengan sendirinya.

Edo : Apakah ketika bapak bermimpi membuat usaha mainan kayu, bapak yakin akan laku di pasaran?

Pak Gino : Oh, saya tidak sekadar bermimpi. Saya juga melakukan surveisebelum memulai usaha. Dari sana, saya temukan bahwa banyak anak yang membutuhkan mainan yang mendidik. Ketika saya akan memulai usaha, produk sejenis belum ada di pasaran. Oleh karena itu, saya memberanikan diri memulainya.

Edo : Lho, kalau hobiku membaca, usaha apa yang bisa aku lakukan nanti, ya? Belum tentu aku bisa menulis buku. Tentu, tidak mudah juga bersaing dengan buku-buku bagus yang ada di toko buku, ya.

Pak Gino : Usaha yang kamu jalankan nanti tidak selalu berbentuk barang yang dijual. Ada berbagai jasa yang dapat menjadi bidang usaha. Bisa saja kamu membuka perpustakaan kecil dan menyewakan buku-buku koleksimu untuk dibaca oleh anak-anak di sekitar permukimanmu.

Edo : Betul juga ya, Pak. Tidak terpikir olehku sebelumnya. Perpustakaan kecil pasti menarik untuk anak-anak di sekitar rumahku.

Siti : Berdasarkan pengalaman Pak Gino, apa saja kiat-kiat dalam menjalankan usaha?

Pak Gino : Modal utamanya adalah kerja keras dan pantang menyerah. Usaha yang dirintis tidak selalu mulus dalam perjalanannya. Tekun, kreatif, serta jujur juga tidak boleh ditinggalkan. Usaha yang dimulai dengan niat dan sikap yang baik akan berbuah hasil yang baik pula.

Udin : Wah, ternyata banyak ya, yang masih harus kita pelajari untuk menjadi wirausahawan sukses. Tidak cukup sehari kita berguru pada Pak Gino. Boleh ya Pak, lain kali kami bertemu bapak lagi. Siapa tahu, kelak impian kami menjadi wirausahawan kecil bisa terwujud seperti bapak.

Pak Gino : Tentu saja boleh. Bapak senang melihat anak-anak seumur kalian sudah memiliki impian yang tinggi. Bapak punya keyakinan, dengan bermimpi, kita akan memiliki motivasi kuat untuk mewujudkannya.

Sore itu, Udin, Edo, dan Siti pulang dengan bekal ilmu baru. Semakin kuat keinginan mereka mengikuti jejak Pak Gino suatu hari nanti.

Kemudian pada halaman 161 dan 162, disajikan pertanyaan yang harus dijawab.

Related posts