Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 112 115 117 121 122 124

  • Whatsapp
kelas 5 tema 7 halaman 122

Saya menyarankan teks ini karena :Saya menyarankan teks ini karena berisi informasi yang sangat penting tentang peran Akhmad Soebarjo terhadap perjuangan bangsa Indonesia.

1. Jelaskan peran dan perjuangan penting yang dilakukan oleh Ahmad Soebarjo!

Peran dan perjuangan penting yang dilakukan oleh Ahmad Soebarjo :

  • Beliau berberan besar dalam Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal Pembukaan UUD 1945.
  • Pada peristiwa Rengasdengklok beliau menjadi penengah antara golongan muda dan golongan tua ketika terjadi perbedaan pendapat.
  • Pada perumusan Naskah Proklamasi Akhmad Soebarjo mengutip kata-kata dari Piagam Jakarta terutama bagian pembukaannya, yaitu “Atas berkat rahmat Allah maka rakyat Indonesia menyatakannya kemerdekaannya”.

2. Kemukakan hal yang dapat kamu pelajari dari kisah peran dan perjuangan Ahmad Soebarjo!

Achmad Soebardjo adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, dan Pahlawan Nasional Indonesia. Dengan jiwa rela berkorban dan pantang menyerah serta gagah berani, mereka berdiri di barisan terdepan untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara.

Berbagai peristiwa dalam usaha pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat telah menunjukkan arti pentingnya persatuan dan kesatuan.

Bangsa Indonesia dibangun di atas keragaman dan perbedaan. Ras, suku, golongan, agama dan budaya yang hidup beriringan manjadikan Indonesia bangsa yang besar.

Perbedaan merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang perlu dijaga.

Satu di antara perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah suku bangsa dan budaya.

Sebagai bangsa yang terdiri atas beraneka ragam suku bangsa, kita harus bangga karena suku-suku yang ada mempunyai budaya yang beragam.

Keragaman tersebut terlihat jelas dalam unsur-unsurnya.

Ayo Membaca

Unsur-Unsur Budaya

1. Religi / Kepercayaan

Di Indonesia, diakui adanya enam agama resmi, yaitu Hindu, Buddha, Islam, Katolik, Kristen, dan Konghucu. Semuanya dapat mengembangkan sikap tolerensi dan kerukunan.

2. Mata Pencaharian

Keragaman alam di Indonesia menyebabkan mata pencaharian masya- rakatnya juga beragam. Sebagian penduduk Indonesia menjadi petani karena memang tanahnya subur.

Sementara itu, orang-orang yang tinggal di tepi sungai atau pantai mengandalkan perikanan sebagai mata pencahariannya. Lalu, ada pula yang menjadi pedagang, peternak, pekerja jasa, atau mata pencaharian lainnya.

3. Teknologi dan Peralatan

Teknologi berkaitan dengan kepandaian dan keterampilan orang dalam membuat atau melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Teknologi bermula dari bentuk yang sangat sederhana, lalu berkembang terus sesuai dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Selain itu, kebutuhan manusia mulai beragam.

Teknologi yang sudah ada sejak zaman dulu hingga sekarang seperti teknologi dan peralatan senjata, wadah, alat angkut, tempat berlindung (rumah), alat pembuat makanan dan minuman, serta pakaian dan perhiasan.

4. Kesenian

Hampir semua suku bangsa di Indonesia memiliki kesenian yang menjadi ciri khasnya. Kesenian dapat dikelompokan menjadi dua macam.

a. Kesenian yang dapat dinikmati oleh mata, misalnya seni patung, seni ukir, seni lukis, seni rias, seni tari, seni pedalangan (wayang), dan seni olahraga.

b. Kesenian yang dapat dinikmati oleh telinga, misalnya seni musik dan seni sastra. Setiap suku di Indonesia juga memiliki lagu daerah, alat musik, dan berbagai keseniannya sendiri-sendiri.

5. Pengetahuan

Berbagai suku bangsa di Indonesia telah memiliki pengetahuan yang tinggi. Pengetahuan itu telah mereka terapkan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan hidup.

Pengetahuan itu antara lain tentang alam sekitar, flora fauna, bahan-bahan mentah, benda-benda di lingkungan alam, tubuh manusia, sifat dan kelakuan manusia, serta pengetahuannya tentang ruang dan waktu.

Misalnya, pengetahuan tentang berbagai jenis tanaman dan ramuan obat tradisonal, pengetahuan menentukan arah orang Dayak sehingga tidak tersesat di hutan belantara, dan pengetahuan menentukan arah para pelaut tradisional kita ketika mengarungi samudra dengan kapal pinisinya sehingga bangsa kita dikenal sebagai bangsa bahari.

6. Sistem Kemasyarakatan

Sistem kemasyarakatan adalah pola hidup yang menjadi kebiasaan dan dianut serta telah menjadi kebiasaan suatu masyarakat. Ada sistem perkawinan, sistem kekerabatan, dan sistem berperilaku dalam masyarakat.

Contohnya, sistem marga pada suku Batak dan sistem trah pada suku Jawa. Kedua contoh ini merupakan sistem kekerabatan suku-suku tersebut.

Related posts